Bukan Judul Sinetron !! 'Anugerah yang Terbuang'
Maraknya kasus pembuangan bayi di Indonesia akhir-akhir ini, bisa jadi merupakan dampak dari pergaulan bebas yang sudah semakin parah, terutama di kalangan anak remaja yang sedang masa-masa mencari-cari perhatian dari lawan jenisnya.
Mereka melakukan hubungan s*xs tanpa berpikir panjang tentang dampak dari perbuatannya tersebut yang jelas akan sangat merugikan, sedangkan secara emosi mereka masih belum siap untuk mempertanggungjawabkan ketika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan paska melakukan perbuatan yang tidak pantas tersebut.
Banyak kasus anak gadis remaja yang hamil diluar nikah, bahkan tidak jarang yang masih berstatus pelajar, namun karena ketidak siapan untuk bertanggungjawab tadi maka jalan pintas yang menurut mereka paling baik adalah membuang bayi yang sejatinya tidak salah apa-apa, bahkan ada pula yang tidak segan-segan untuk mengubur bayinya secara hidup-hidup. Jelas ini merupakan fenomena yang sangat mengerikan.
Sangat disayangkan memang anak remaja yang semestinya menggunakan waktu sepenuhnya untuk belajar malah terjerumus kedalam pergaulan yang menyesatkan. Mempunya rasa ketertarikan terhadap lawan jenis memang sangat wajar dan manuniawi, namun bertindak terlalu jauh juga sangat tidak baik, lepas dari pengawasan orang tua dirumah dan disekolah, bukan berarti bisa berindak sesuka hati tanpa memperdulikan dampak dan akibat dari perbuatan yang menyengsarakan.
Kita tentu sering mendengar, melihat, atau bahkan menyaksikan sendiri kasus pembuangan bayi yang sedang marak akhir-akhir ini, miris memang, karena masih banyak diluar sana keluarga yang merasa tidak sempurna hidupnya karena tidak adanya kehadiran seorang bayi ditengah-tengan kehidupan mereka. Menggambarkan betapa sempurnanya, betapa istimewanya kehadiran seorang bayi.
Bayi adalah titipan Tuhan, bersih dan suci tanpa goresan dosa setitikpun, anugrah yang begitu indah pemberian Tuhan untuk kita jaga, tidak sepantasnya dia ada di tempat sampah, dikandang binatang, di kali yang penuh dengan kotoran, dia layak mendapatkan tempat yang baik, penuh dengan kehangatan, penuh dengan belaian kasih sayang.
Artikel ini mumgkin hanya sebatas kecil langkah korektif dari maraknya kasus pembuangan bayi, tentu yang paling berarti adalah langkah pencegahan yang harus sama-sama kita lakukan demi meminimalisir terjadinya kasus-kasus serupa. Jadilah orang tua yang menaruh perhatian lebih terhadap anak-anaknya terutama pada saat usia anaknya remaja, awasi dengan siapa mereka bermain, dengan siapa mereka pergi.
Demi kesempurnaan penulisan artikel ini, berikan argumen anda di kolom komentar ! Terimakasih.

0 Response to "Bukan Judul Sinetron !! 'Anugerah yang Terbuang'"
Post a Comment
Terimakasih sudah berkunjung :)